Tidak (Iya)

Tidak
Aku tidak pernah berhenti menangisi sesal ini
Aku tidak pernah berhenti menikmati luka hati ini
Bersama angin gersang
Kala malam bersemayam pada bulan
Bintang kian terang
Menemani aroma kopi yang tak setajam belati

Tidak
Aku tidak pernah berhenti menyayangimu
merindumu
menemukanmu
Kian lara, kian menggelora

Iya
Aku tahu
Kita punya takdir yang berbeda
Kita menempuh aral yang sama terjalnya
Aku juga tahu,
Bahagianya berarti melepasmu
Bahagiamu berarti melepasnya

Tapi bahagiaku dan bahagiamu
Hanya tercipta jika kita melepasnya
Dan itu, aku tak mau
Bahkan demi bahagianya
Aku rela menyimpanmu di palung hati
terdalam, saja.

About damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*