Terseok

Terjal, ya?
Kisah cintamu.
Tak apa kau katakan itu, Ngin,
“Terjal” terdengar lebih manis ketimbang “Terseok”

Asal kau tak berhenti di kata itu,
Tambahkan sebuah kalimat pelucut semangat:
Seterjal apa pun,
Ingatlah, Tuhan lebih tahu kalau,
Aku (memang) kuat (menapakinya)!

About damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*