Puisi Mati

Ak tahu Kau benci

Sangat benci

Bahkan semua hal terkait namaku, hidupku, keberadaanku

Semua Kau benci

Tapi pernahkah Kau dengar nuraniku?

Nurani yang selalu Kau labeli:

œBerdusta, nista, dan harusnya tak pernah ada

Pernahkah Kau mau tahu kejujuranku?

Kejujuran yang selalu Kau caci:

œBulshitt!

Pernahkah Kau mau mengerti siapa aku?

Aku yang selalu Kau doai:

œMati!!!

Maka sebelum aku benar-benar mati,

Biarkan ku bertanya, Bulan

œApakah burukku hanya di bola matamu?

 

#CelotehDamae, 31/5/13

damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

Read Previous

Dampak Perkembangan Teknologi Komunikasi

Read Next

Kau

Facebook Comments

Disqus Comments

damae