Padahal

“Pyaaarrrrrr…!”
Manik-manik rasa tercabut dari gelangnya.
Kau, tanpa peri-manusia, melibas nurani hingga pecah empedu.

Padahal,
Jangankan hanya telinga yang kau pinta, hati pun selalu siap disantap.
Jika saja, sebutir kasih masih merumahi matamu.

damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

Read Previous

Film-mu

Read Next

Kehabisan Baju

Facebook Comments

Disqus Comments

damae