Merindu Gelak Tawamu, M2Net

Meski mentari kian menua terkikis usia
Meski rembulan tak lagi perawan
Pun gemintang tak lagi dikatakan balita
Aku tetap disini,
Mengalun bersama desah gundahmu
Aku tetap disini,
Setegar karang menerjang ombak, melindungimu
Aku tetap disini,
Memeluk erat panji-panji semangat, menjagamu
Ya, Aku tetap disini
Meski tertatih, tercabik, terseok, bahkan terdampar di daratan tak dikenal pun kan kulakukan sepenuh jiwa
Demi senyummu tetap terkembang
Demi tawamu tetap ceria
Demi jantung hatimu, tetap berdetak dan merasa
Demi denyut hidupmu, tetap terbaca
Teruskanlah
Bahagiaku menatap benderamu berkibar
Dipuncak prestasi
width=169

damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

Read Previous

Indahnya Berbagi Tanpa Tendensi

Read Next

Pena

Facebook Comments

Disqus Comments

damae