Jika Benar Kau Punya Hati

“Kau sudah memiliki hatiku, apa itu kurang?”.
Pertanyaanmu selalu terngiang.
Harus kujawab?
Atau justru itu penegasan?

Boleh kubalik tanya?
“Hati yang mana milikmu itu? Hati yang mana milikku itu?”
Hati yang tak tersisakah?
Atau hati yang sejatinya tak pernah kau miliki?

Jika benar kau punya hati,
Jika benar hatimu kumiliki,
Apa makna semua “sandiwara” hidupmu selama ini?

About damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*