1. Home
  2. Puisi

Kategori: Puisi

Puisi
Debar Desember

Debar Desember

Apa kabar, debar Desember? Pertanyaan itu terlintas ketika aku membuka jendela. Sudah empat Desember terlewati, benarkah serpihan kenangan sama sekali tak tersisa? Ah, jika iya, darimana datangnya debar yang selalu mengguncang setiap Desember membuka mata?…

Puisi
Kuronika

Kuronika

Tak ada cinta yang tak berakhir Tapi tak ada cinta yang tercipta sendirian, ia lahir bersama “jalannya”. Kuronika, jika hari ini hatimu lara, anggap saja cintamu tersesat saat berkelana. Percayakah kau, dia bisa menemukan jalan…

Puisi
Rain Ritual

Rain Ritual

Perciknya terdengar pelan di atap kafe, saat aku baru saja menyeret kursi di depan meja berangka 13. Menepi dinding kaca. Syukurlah, tidak sempat basah. Apa jadinya seisi tas mungilku jika kehujanan. Aku duduk bersandar dan…

Puisi
Jika Ditanya

Jika Ditanya

Lain kali, jika ditanya lagi: Kenapa mau sama dia? Kamu bisalah dapetin yang “lebih” se-ga-la-nya! Jawab saja: Karena aku pun bukan manusia sempurna.

Puisi
Sesak Napas

Sesak Napas

Rasanya seperti… sesak napas. Bukan hanya sakit, diikuti panik dan cemas Pikiran: hidup diambang batas, justru meletup-letup di sela rongga Itu yang kualami seharian, kemarin. Parahnya, itu bukan “asma” Tapi “rindu” yang tak bisa kusua

Puisi
Lepaskan

Lepaskan

Hentikan. Jangan diteruskan. Sesuatu yang kau ingini memang harus diperjuangkan Tapi ingat, Batas perjuangan dengan nafsu kadang amat tipis Bagaimana jika yang kau anggap perjuangan itu justru jelmaan nafsu? Lepaskan sejenak.. Menyakitkan memang Hanya membayangkan…

Puisi
Sadar dan Sabar

Sadar dan Sabar

Untuk bisa mencapai puncak, memang harus menaiki anak tangga. Sayangnya tak mesti itu berjalan mulus. Kadang kita harus terjatuh, terpeleset, terluka, hingga terpelanting dan kembali ke anak tangga pertama. Pasti. Sakitlah. Bukan karena darah yang…

Puisi
3x Sehari

3x Sehari

Kadang, untuk menyadari apa makna kasih sayang, kita harus berhenti mendapatinya. Untuk belajar bagaimana perhatian, kita harus dicampakkan diam-diam. Untuk mengerti betapa berharga dikhawatirkan orang, kita harus merasakannya sendiri. Itulah bagaimana aku tahu, mengapa ibu…

Puisi
Bukan On/Off

Bukan On/Off

Sayangnya, cinta bukan lampu yang punya tombol on/off Kita tak kuasa menghidupkan atau mematikan Itulah mengapa mencintai ya mencintai Tak berhak punya tujuan atau harapan Juga bukan penentu derita atau bahagia Bahkan meski “menerima” juga…

Puisi
Kejutan

Kejutan

Tak usahlah kau kemuka: akan ke mana setelah ini? Toh, alurmu tak lain dari jelmaan kejutan bukan rencana, apalagi impian.

Puisi
Tertawa Kangen

Tertawa Kangen

Kenapa kau ingin jumpa?, Tanyaku di antara lelapnya jalan Kangen. Berapa kilo? Kudapati kau tertawa, yang tak pernah kulupa berapa lebarnya.

Puisi
Hingga Entah Kapan..

Hingga Entah Kapan..

Tak mengapa. Aku masih sanggup menahan. Sebesar apa kebahagiaanmu bersamanya, sebesar itu pula aku kuat menanggung hati. Yang patah, hancur, bahkan remuk. Bercecer di linangan yang menjelma lapang dada. Bukankah, mereka yang pernah merasa sangat…

Puisi
Tertawa

Tertawa

 

Sebaris Doa Senja

Kau sedang lihat apa?, tanyaku suatu senja. Salju yang baru saja reda di luar jendela, sahutmu. Sejenak kutersenyum.. kuhembus sebaris doa bersama Angin yang memelukmu di sana: Semoga, suatu hari nanti, kita bisa memandangnya dari…

Puisi
Menghapus Rasa

Menghapus Rasa

Sayangnya aku bukan jin yang bisa mengubah materi menjadi cahaya Lalu memindahkan ke tempat yang diinginkan dalam sekejap mata Pun jika bisa, cinta ini bukan materi Bahkan meski diserupakan udara yang kasat mata tapi terasa,…

Puisi
Membingungkan

Membingungkan

Semakin membingungkan. Dulu kau yang gigih memutus tali layang-layang, Bahkan tak kutemukan di mana landasan kerangkanya, Kini kau kembali saat aku sudah menutup memori Seolah bangkai layang-layang itu kau mainkan dengan tali baru Huhfftt.. Belum…

Puisi
Semua Akan Baik-Baik Saja

Semua Akan Baik-Baik Saja

Tak apa kau tak memelukku Tak apa kau tak mengepukpuk bahuku Ada kalanya, aku hanya ingin kau berbisik, dengan senyum terhangat, “Semua akan baik-baik saja”. Kumohon, Angin, katakan padaku kalau, Semua akan baik-baik saja.

Trik Asik Buat Baca

Aku bersyukur terlahir dari gen yang cinta membaca. Bahkan sampai usia keduanya melewati setengah abad, orang tuaku masih selalu haus bacaan. Tidak heran kalau sejak balita aku sudah bisa baca. Sayangnya, ibu selalu marah tiap…