1. Home
  2. Puisi

Kategori: Puisi

Puisi
Apa Kabar, Kau?

Apa Kabar, Kau?

Apa kabar, Kau? Mata elang yang telah lama hilang Baikmu tak pernah luput dari tiap wiridku Apa kabar, Kau? Ingatku malam ini bukan pertama

Puisi
Yang

Yang

Ada kisah yang belum terpuisi Ada puisi yang belum terkisah Keduanya sama gundah Mencari pembuka makna yang, Hanya ada padanya Dia yang, Harusnya mampu mengurai makna itu Dia yang, Menapaki kisah dalam puisi itu  …

Puisi
Jika Memilih Itu…

Jika Memilih Itu…

Jika memilih itu menjadi hal berat dan rumit, Biarkan aku berhenti berharap Dan, cukuplah dia yang kau lihat   Jika memilih itu membuatku melihat kebimbanganmu Biarkan aku tenggelam Menghilang bersama kepingan hati yang tak ingin…

Puisi
Rindu – Kesal

Rindu – Kesal

Rindu dan kesal itu beda tipis Rindu semata karena aku cinta Kesal pun semata karena aku sayang Tapi kenapa, Kau lebih mampu membuatku kesal ketimbang rindu Kesal karena aku rindu untuk merindukan seseorang Seseorang yang,…

Puisi
Sulit

Sulit

Tidak muluk Hanya ingin menatap senyum dan mendengarmu berceloteh Hanya itu, Tapi kenapa… Suliiit sekali.. — Bahkan menangisimu pun tak bisa lagi kulakukan Karena air mataku bukan hanya kering, Tapi juga habis Sayangnya penyesalan itu…

Puisi
Pedih

Pedih

Seperti inilah aku menyentuhmu Seperti bayang di kaca yang teramat nyata Namun pudar saat ku sadar: “Kau bukan milikku”  

Puisi
Menyebalkan Itu,

Menyebalkan Itu,

Menyebalkan itu, Saat rindu terbunuh cemburu Menyebalkan itu, Saat yakinku Kau dustai Menyebalkan itu, Saat Kau acuh pada jalanku Sedang jalanmu, tak satu pun mampu kutahui  

Puisi
Benci

Benci

Aku benci satu katamu Satu kata yang membenciku tuk berkata: Aku benci kamu

Puisi
Merindumu di Perjalanan

Merindumu di Perjalanan

Merindu bahumu, untuk ku bersandar Merindu pelukmu, kala ku berpendar Merindu tanganmu, menggenggamku penuh cinta… Di perjalanan

Puisi
…it…

…it…

Rintikmu kembali membelaiku, duhai langit Mesranya malam terus kau lilit Merengkuh hati nan rumit Menangisi nasib yang kian menjepit Sakit…kit..kit..  

Puisi
Sudah Berakhir

Sudah Berakhir

Aku tahu Kau begitu Maka ijinkanku menikmati caraku (17.08.2013)

Puisi
Aku Bagimu

Aku Bagimu

Sekiranya pantas kubertanya, Siapakah aku bagimu? Aku yang, Selalu Kau dustai tentang rasa Tapi akumu selalu sama: cinta semu

Puisi
Rindu-Angan

Rindu-Angan

Memang, Kau berhak mengelak Se-berhak aku memendam Kerinduan yang berbatas angan Kerinduan yang, Tak tahu malu tuk terus pasang   Bila nanti waktu menuntun kita berjumpa lagi Ijinkanku sekadar menyapa, My Fa Meski lagi dan…

Puisi
Siksa Kisah Kasih

Siksa Kisah Kasih

Bila kenang ini harus menghilang tanpa kata Biarlah tintaku diam-diam mengabadikannya Dalam diam, Terlalu diam, Menyisir malam-malam melambai duka Dusta, bisik mereka Tak mengapa Kau tak risau Mendengar lenguhku setengah parau Tapi kuyakin iba-mu terlipat…

Puisi
Ramadhanku

Ramadhanku

Inilah ramadhanku Ramadhan penyambut tangis pertama Ramadhan saksi namaku baru tercipta Ramadhan bukti juang jantungku berdetak Ramadhan, yang menguati Yang membisiki Yang menyinari Keyakinan napas Ilahi   Inilah Ramadhanku Ramadhan, bulan kelahiran   (19 Ramadan,…

Puisi
Tangis-Karya

Tangis-Karya

Jika boleh aku menangis, Mungkin berpuluh ember akan penuh Tapi itu takkan membunuh peluh Pun tak membuatku lebih bermakna (06.08.13, 16:07)   Kau bisa memberhentikanku, Tapi karyaku takkan berhenti mengguncang dunia. (06.08.13, 10: 03)

Puisi
Sayonara

Sayonara

Sayonara, Tak mengapa senyap menggelayuti malam ini Dan, malam-malam yang tak lagi berhati Tak peduli jutaan kaki memisah kita Asal sapa dan romanmu tetap berkicau Dan, kubisa dengar itu Hanya saja, satu sesalku Aku tak…

Puisi
Reka Rasa

Reka Rasa

Reka rasa apa lagi yang harus kurajut? Kelu, sendu, atau beku? Ah.. Mana Kau peduli kicauku Toh, sejengkal pun Kau tak mau tahu Kecuali satu: egomu

Puisi
Sepi

Sepi

Aku percaya tak ada hari senyaman itu, Hari saat Kau duduk manis di sisi Aku yakin tak ada hari seindah itu, Saat Kau tawari sekembang senyum berlesung pipi Begitu pun malam, Ia selalu berdendang tiap…

Puisi
Jeda

Jeda

Beri aku jeda, Tuhan Uji-Mu teramat bahagia mendekapku Bertubi, Lagi, Dan lagi Hingga aku tersengal berkali-kali Kumohon, berilah aku jeda Walau hanya senapas saja