Celoteh Santri
Simfoni Abah Masruri #3

Simfoni Abah Masruri #3

Kucari jawabanya dengan menelusuri jejak Abah Masrur, sapaan akrabnya, di jalan yang biasa Ia lalui. Jalan menuju masjid, GOR, sekolah, hingga radio. Kalau diitari, kawasan sekira 10 hektar ini cukup bikin kaki pegal. Tapi aku…

Celoteh Santri
Simfoni Abah Masruri #2

Simfoni Abah Masruri #2

Aku terkesima. Pakaian serba putih yang mereka kenakan sekilas tampak seperti pengibar bendera di upacara. Tentu bukan itu maksud pasukanku. Selain mudah dikenali saat meliput setiap sudut pondok ini, pakaian itu dinilai menjadi alternatif terbaik…

Celoteh Santri
Simfoni Abah Masruri #1

Simfoni Abah Masruri #1

Mentari baru saja menyembul di sela pucuk gunung yang belakangan ini sering demam, Slamet. Embun masih pulas di daun atas. Desir angin mengangkat satu per satu bulu kuduk hingga reflek dua tangan saling memeluk. Senyum…

Celoteh
Kesempurnaan Rasa

Kesempurnaan Rasa

Lama tak menikmati ini. Masak mie instan, menyeduh teh, dan mengupas buah; di akar pagi. Memastikan rembulan tidak kesepian di waktu yang paling syahdu untuk bercengkrama dengan kata. Tentu juga paling ciamik, bagi sebagian orang,…

Celoteh
Sesalam Nyaman

Sesalam Nyaman

Huhf.. Bahkan aku hampir lupa seperti apa empuknya kasur kesayangan. Sepekan terakhir ini aku selalu tertidur di atas karpet tipis. Merah merona, karpet berhias semua tokoh kartun jamanku masih unyu. Meski lengkap dengan bantal bercorak…

Celoteh
Kulit Durian, Isi Seputih Salju

Kulit Durian, Isi Seputih Salju

Aku heran. Setiap bertemu kawan sepesantren, pasti ditanya: rok-mu kemana? Setiap bersalaman dengan kawan lama: kok sekarang berani menyentuh tangan (lawan jenis)? Setiap berkumpul dengan para jilbabers: penampilan anak Jurnal mah beda euy! Setiap berjumpa…

Bapak dan Idul Adha

Angka 18 di belakang angka 2, terus bertambah. Sudah kucoba memejam mata, tapi gema takbir dari segala arah membuatku tetap terjaga. Fix. Aku bangkit. Allohu Akbar.. Allohu Akbar.. Allohu Akbar. Laailaaha Illalloh Huallo Huakbar.. Allohu…

Bapak dan Idul Adha

Angka 18 di belakang angka 2, terus bertambah. Sudah kucoba memejam mata, tapi gema takbir dari segala arah membuatku tetap terjaga. Fix. Aku bangkit. Allohu Akbar.. Allohu Akbar.. Allohu Akbar. Laailaaha Illalloh Huallo Huakbar.. Allohu…

Hampa Maya

Angin, benarkah aku seorang pengecut? Seorang yang membakar lumbung padi demi mencari tikus.  Seorang yang berjalan dengan mata kuda. Seorang yang.. egois dengan fantasi, tapi terlalu gegabah untuk melangkah di laring dunia. Ah, tak mungkin…

Hampa Maya

Angin, benarkah aku seorang pengecut? Seorang yang membakar lumbung padi demi mencari tikus.  Seorang yang berjalan dengan mata kuda. Seorang yang.. egois dengan fantasi, tapi terlalu gegabah untuk melangkah di laring dunia. Ah, tak mungkin…

Celoteh "Klik"

Langitnya cantik. Seperti biasa, atap kosan selalu menyenangkan untuk berceloteh. Sembari melambai pada sang senja, mataku hampir tak berkedip beberapa menit -memerhati guratan awan. Ah, ya, Angin juga sudah mencumbu pipiku. Sayang dia langsung terbang…

Celoteh "Klik"

Langitnya cantik. Seperti biasa, atap kosan selalu menyenangkan untuk berceloteh. Sembari melambai pada sang senja, mataku hampir tak berkedip beberapa menit -memerhati guratan awan. Ah, ya, Angin juga sudah mencumbu pipiku. Sayang dia langsung terbang…

Celoteh “Klik”

Langitnya cantik. Seperti biasa, atap kosan selalu menyenangkan untuk berceloteh. Sembari melambai pada sang senja, mataku hampir tak berkedip beberapa menit -memerhati guratan awan. Ah, ya, Angin juga sudah mencumbu pipiku. Sayang dia langsung terbang…

Celoteh Mimpi

Biarlah orang bilang aku manusia pengkhayal. Pemimpi ulung yang terlalu lebay. Tapi selagi tak ada Undang-Undang Mimpi, Pajak Khayal, dan Peraturan Ke-lebay-an; aku ingin menuliskan beberapa keinginan. Biarlah aku tak bisa memilih lahir dari dinasti…

Celoteh Mimpi

Biarlah orang bilang aku manusia pengkhayal. Pemimpi ulung yang terlalu lebay. Tapi selagi tak ada Undang-Undang Mimpi, Pajak Khayal, dan Peraturan Ke-lebay-an; aku ingin menuliskan beberapa keinginan. Biarlah aku tak bisa memilih lahir dari dinasti…

Gurukul vs Al Hikmah 2

Haduh, bangun tidur dapat kabar “nyesek” dari M2Net. Serasa keceriaan mentari tertutup gumpalan awan hitam, #lebay. “Salah satu anggota M2Net telah berpulang ke rumah”, kudengar dari kicauan burung di pohon sebelah. Bukan, bukan rumah Allah,…

Gurukul vs Al Hikmah 2

Haduh, bangun tidur dapat kabar “nyesek” dari M2Net. Serasa keceriaan mentari tertutup gumpalan awan hitam, #lebay. “Salah satu anggota M2Net telah berpulang ke rumah”, kudengar dari kicauan burung di pohon sebelah. Bukan, bukan rumah Allah,…

A Letter to My Friends

Awalnya kukira takkan bertahan sejauh ini. Aku.. sama sekali tidak berniat membuang semua link pertemanan di dumay. Hanya saja, aku merasa ada sesuatu yang mendorongku. Dorongan yang, saking kuatnya sampai aku tak sempat berpikir jernih…

A Letter to My Friends

Awalnya kukira takkan bertahan sejauh ini. Aku.. sama sekali tidak berniat membuang semua link pertemanan di dumay. Hanya saja, aku merasa ada sesuatu yang mendorongku. Dorongan yang, saking kuatnya sampai aku tak sempat berpikir jernih…

Celoteh
Kasak-Kusuk Pernikahan

Kasak-Kusuk Pernikahan

Angin, lebaran tahun ini benar-benar banjir undangan. Ya temanku, temannya temanku, temannya teman-temanku, sampai teman yang hampir tak kuingat pun melayangkan kabar.