Bumi Damai

Sakit, Dandelion

Sakit…

Sakit sekali

Hanya itu yang kutahu

Itu yang kurasa

Itu alami, Dandelion

Sakit…

—-

Aku memang bodoh

Aku memang buruk

Aku memang hancur

Aku memang tak pantas untuknya

Aku tak pantas…

Bawa aku pergi, Dande

Bawa aku pergi dari kesemuan ini

Semu yang menyakitkan

Semu yang menghancurkan

Semu yang pasti telah menamparku, lebam

Ya, lebam sekujur tubuh

Dia pengkhianat, Dande

Dia biadab!

Dia pecundang!

Dia…

Dia hanya pembawa malapetaka

Kesialan

Kenistaan

Dia jahat, Dande!

JAHAT!

Andai aku bisa mengutuknya

Andai kubisa

Pasti kujadikan dia kayu bakar

Kulempari api

Biar hangus selamanya

Biar rasa betapa tidak berharganya dia

Biar tahu

Aku bukan robot yang dicipta untuk dihancurkan

Sayang, Dande

Aku tak berdaya

Aku tak bisa apa-apa

Bahkan mengusap air mata pun

Sudah beku rasanya

Aku ingin pergi, Dande

Bawa aku pergi

Kemanapun…

Asal damai

Asal damai, Dande

Tanpa bayangnya lagi

 

 

 

About damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

3 Comments

  1. dia masih belum tulus melepasmu. susah melupakanmu. kemana-mana masih terbayang.

    dia masih tak habis pikir napa 3 jam riwa-riwi menebus 3 hari kerja di sore itu berujung spt ini. padahal malamnya dia ingin bersamamu. sungguh :(. harusnya dia sempatkan sejenak untuk chat. tapi katanya orang yg dicintainya memang keras. butuh kerja keras sebelum benar2 menjadikan pendamping seumur hidup. sekarng dia tak bisa berbuat banyak. pintu sudah tertutup. andai dia mau tegas harusnya sudah dia lakukan dari dulu2, tapi dia terlalu takut karena ketegasannya bisa menciderai, bisa mematahkan, bisa pula malah membuat pergi. sekarang dia cuma berharap ada orang yang mampu melunakkannya. membuatnya lebih matang, lebih bersahaja, selalu tersenyum, qonaah, kuat di jalanan, dll.

    tapi jika memang ada orang yang telah berhasil melakukannya, tentu dia malu untuk menjemputnya. Siapa yang tandur, maka orang itu lah yang memetik hasilnya.

    Akhirnya, cukup doa selamat yg mungkin akan dia ucapkan. walau itu menyakitkan. karena sejatinya dia ingin melakukan banyak hal. karena dia mencintai.

    mengharukan, :'( –makasih sudah berkunjung.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*