Blogku itu Jalandamai.com, Pakai .com!

Jujur, ingin tertawa tapi kelucuan ini tak pantas ditertawakan. Ingin marah, tapi kesalahan ini juga tak pantas dimarahi. Ingin gembira, tapi kekonyolan ini pun bukan hal yang cukup menggembirakan. Tersisa bingung dan bengong.

Begini ceritanya. Beberapa hari lalu, aku menemukan sebuah video berjudul “Duta Islam” di YouTube melalui link yang dishare seorang kawan. Penasaran, iseng kutonton. Sampai detik terakhir, mataku terbelalak. Dalam credit title video itu tertulis “jalandamai.com” dengan font besar dan sangat jelas.

Wait, wait! Aku mengulang pemutaran video itu sekali lagi. Kugeser durasi mendekati ending. Yap, ku-pause pas di tulisan “jalandamai.com”. Masih terasa ganjil. Antara bingung dan… speechless. Kueja sekali lagi, ja-lan-da-mai-dot-com.

Nah, lho!

Langsung kubuka jendela pencarian, kuketik URL itu, dan loading. Begitu addres bar berubah menjadi logo JD dengan nama Jalandamai.com|Serpihan Angin, mataku makin terbelalak. Kok bisa blogku nyangkut di video Duta Islam?

Setahuku, blog ini murni berisi sastra bebas alias “sastra ngawur” yang lebih sering “sok nyastra”. Blog ini juga milik pribadi, aku seorang yang berkuasa di dapurnya. Lebih lagi, sama sekali tidak ada kabar angin tentang Duta Islam atau semacamnya yang meminta ijin pencantuman webku.

Langsung ku-search nama pemilik akun YouTube yang mengunggah video itu. Kucari video serupa yang ternyata sudah banyak diunggah oleh akun lain, tapi beda judul. Kutelusuri link yang tertera di beberapa video lain.

Uwow! Hasilnya menakjubkan! Ternyata URL yang benar itu “jalandamai.org” bukan “jalandamai.com”. Cuma beda .org dan .com. Brand-nya sama-sama jalandamai!

Aku juga baru tahu kalau jalandamai.org itu media online yang concern di bidang Islam, perdamaian, dan teknologi. Jalan ini hasil kolaborasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Pusat Studi Agama dan Nasionalisme, dan Program Studi Digicom Surya University. Melalui video “Duta Islam”, mereka ingin menunjukkan bahwa Islam itu agama damai, mengajak semua umat Islam untuk cinta damai, dan menjadi duta perdamaian sebagaimana diajarkan Islam.

Puas menelusuri jejak jalandamai.org, aku menghubungi Peace Generation (peace-generation.org) yang juga berelasi dengan jalandamai.org. Aku juga mengontak pemilik akun Irfan Amalee yang mengunggah video “Duta Islam”. Hanya ingin klarifikasi terkait keberatan pencantuman websiteku di video itu. Meski mungkin itu hanya kelalaian atau ketidaksengajaan.

Untungnya, mereka cepat tanggap dan berjanji akan segera menyelesaikan masalah ini.

Aku sama sekali tidak meributkan (apalagi merebut) brand jalandamai yang mereka pakai. Semoga mereka pun berkenan jalandamai.com tetap berjalan dalam genggamanku. Bukankah kita sama-sama cinta damai? πŸ™‚

So, buat kamu yang ingin menikmati kedamaian, datanglah ke jalandamai. Tapi ingat ya, sob, blogku itu jalandamai.com! Pakai .com! πŸ™‚

About damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*