1. Home
  2. Author Blogs

Penulis: damai_wardani

damai_wardani

(sedang dalam perjalanan)

Ritual Pelukan 13 Detik

Ritual Pelukan 13 Detik

Kami menyebutnya “Ritual Pelukan 13 Detik”. Hanya berpelukan. Selama 13 detik. Dilakukan tiap dia pulang kerja, begitu dia mengetuk pintu rumah sembari bilang: “Aku pulang..”. Seketika itu juga aku membuka pintu, tersenyum, membentangkan tangan seraya…

Read More
Cirebon, Kota Penakluk Cinta Pandangan Pertama

Cirebon, Kota Penakluk Cinta Pandangan Pertama

“Huhft… Akhirnya sampai hotel juga”, aku mendesah lega. Lirih. Tak sabar rasanya untuk mandi dan ganti baju. Bukan, bukan itu. Yang benar, tak sabar untuk segera berbaring, meluruskan punggung, kaki, juga memejamkan mata. Aku punya…

Read More
Kepiluan Telaga Remis

Kepiluan Telaga Remis

Mentari baru saja bergeser dari atas ubun-ubun, saat peserta #Jelajah4G tiba di kawasan Telaga Remis. “Sejuknya… Serasa kembali ke peradaban”, kata Irfa, delegasi Bandung Berkebun, begitu keluar dari mobil Chevrolet putih yang ia tumpangi. Rindangnya…

Read More
Mencicipi Raja & Ratu Kuliner Khas Sumedang

Mencicipi Raja & Ratu Kuliner Khas Sumedang

Tahu Sumedang Tahu nu pangraosna Komo dicengekan Komo lamun disambelan Ngeunah ceuk murangkalih Cuek ku kolot ceuk nu ngora Ti peuting nepi ka hayam kongkorongok Anggeur ngeunah ah ah ah…

Read More
Cengkrama di Bus Antar-Kota

Cengkrama di Bus Antar-Kota

Debu di kaca jendela bus perlahan luntur. Tergantikan bercak gerimis yang turun sesuka hati. Satu bercak, dua bercak…. Tiba-tiba sudah memenuhi kaca seiring bertambahnya kilometer yang terlewati. Kusandarkan kepala pada jendela. Sembari menghitung mundur.. “Kapan…

Read More
Jurnalis dan Penulis

Jurnalis dan Penulis

Read More
Dear,

Dear,

Mendung setengah hati bermain dengan awan. Pendaran kemilau mentari malu-malu bersembunyi, ingin diajak senda gurau. Sementara hujan? Tampak murung dan galau. Wajahnya mirip manusia kala menanggung rindu yang terjerat waktu. Itu hasil terawangan mata sayuku,…

Read More
Balada Malam

Balada Malam

Kau datang menjelma bocah lanang Bermata sendu membiru kerinduan “Pengen teh anget..” pintamu manja setelah membuka sepatu kuyu Kusambut senyum terindah diiringi satu pinta: Mandilah dulu, air hangat sudah siap. Kau mengangguk, Meski tampak enggan…

Read More
Harga Sebuah Diri

Harga Sebuah Diri

Awas, jangan-jangan kau sudah diperbudak! Atas nama segala yang kau puja, tidakkah kau merasa terlalu miskin untuk membeli kemerdekaanmu sendiri? Jika kau berpikir harga diri mereka bisa ditukar dengan materi, berapa angka yang pantas untuk…

Read More
Hembusan Angin

Hembusan Angin

Read More
Lubang

Lubang

Bahkan di setiap sosok yang tampak sempurna, Selalu ada lubang menganga di jiwa mereka Tahu kenapa? Karena bahagia bukan tercipta dari kesempurnaan, Namun semua akan sempurna saat kamu merasa bahagia.

Read More
Beku

Beku

Mungkinkah semua sudah beku? Tak ada lagi “sssserrrr” yang tetiba memaksa keringat dingin menguar Tak ada lagi. Atau barangkali aku terlalu lelah (diam-diam) menunggu?

Read More
Debar Desember

Debar Desember

Apa kabar, debar Desember? Pertanyaan itu terlintas ketika aku membuka jendela. Sudah empat Desember terlewati, benarkah serpihan kenangan sama sekali tak tersisa? Ah, jika iya, darimana datangnya debar yang selalu mengguncang setiap Desember membuka mata?…

Read More
Kuronika

Kuronika

Tak ada cinta yang tak berakhir Tapi tak ada cinta yang tercipta sendirian, ia lahir bersama “jalannya”. Kuronika, jika hari ini hatimu lara, anggap saja cintamu tersesat saat berkelana. Percayakah kau, dia bisa menemukan jalan…

Read More
Rain Ritual

Rain Ritual

Perciknya terdengar pelan di atap kafe, saat aku baru saja menyeret kursi di depan meja berangka 13. Menepi dinding kaca. Syukurlah, tidak sempat basah. Apa jadinya seisi tas mungilku jika kehujanan. Aku duduk bersandar dan…

Read More
Jika Ditanya

Jika Ditanya

Lain kali, jika ditanya lagi: Kenapa mau sama dia? Kamu bisalah dapetin yang “lebih” se-ga-la-nya! Jawab saja: Karena aku pun bukan manusia sempurna.

Read More
Sesak Napas

Sesak Napas

Rasanya seperti… sesak napas. Bukan hanya sakit, diikuti panik dan cemas Pikiran: hidup diambang batas, justru meletup-letup di sela rongga Itu yang kualami seharian, kemarin. Parahnya, itu bukan “asma” Tapi “rindu” yang tak bisa kusua

Read More
Lepaskan

Lepaskan

Hentikan. Jangan diteruskan. Sesuatu yang kau ingini memang harus diperjuangkan Tapi ingat, Batas perjuangan dengan nafsu kadang amat tipis Bagaimana jika yang kau anggap perjuangan itu justru jelmaan nafsu? Lepaskan sejenak.. Menyakitkan memang Hanya membayangkan…

Read More
Sadar dan Sabar

Sadar dan Sabar

Untuk bisa mencapai puncak, memang harus menaiki anak tangga. Sayangnya tak mesti itu berjalan mulus. Kadang kita harus terjatuh, terpeleset, terluka, hingga terpelanting dan kembali ke anak tangga pertama. Pasti. Sakitlah. Bukan karena darah yang…

Read More
Gagal Nikah

Gagal Nikah

Akhir-akhir ini aku dikelilingi manusia-manusia yang gagal nikah, Ngin. Lama tak bercuap kita. Apa kabarmu? Semasa SD aku sering dengar, begini, “Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda”. Atau, “Jangan hitung berapa kali kamu gagal, tapi berapa…

Read More