Padahal

Padahal

“Pyaaarrrrrr…!” Manik-manik rasa tercabut dari gelangnya. Kau, tanpa peri-manusia, melibas nurani hingga pecah empedu. Padahal, Jangankan hanya telinga yang kau pinta, hati pun selalu siap disantap. Jika saja, sebutir kasih masih merumahi matamu.

Read More
Film-mu

Film-mu

 

Read More

Opik #7: Kalau Sekarang Aku Kasih Kamu Satu Lagu, Apa Judul yang Kamu Pilih?

Kawasan Cibiru, Bandung Timur, sore ini masih berada di suhu 21 derajat. Gerimis manis, mendung manja. Tralala.. (apa sih, Damae!) Dingin-dingin gini enaknya ngapain, sob? Minum teh manis dan makan mie instan rebus dikasih potongan…

Read More

Opik #7: Kalau Sekarang Aku Kasih Kamu Satu Lagu, Apa Judul yang Kamu Pilih?

Kawasan Cibiru, Bandung Timur, sore ini masih berada di suhu 21 derajat. Gerimis manis, mendung manja. Tralala.. (apa sih, Damae!) Dingin-dingin gini enaknya ngapain, sob? Minum teh manis dan makan mie instan rebus dikasih potongan…

Read More

Opik #6: Keren itu….

Sering dengar kata “keren”? Seringlah (pake Banget)! Cowok keren itu cowok impian gue, cewek keren itu incaran gue banget, eksmud (eksekutif muda) itu keren banget, keren itu dosen ganteng yang baik hati; dan segudang kata…

Read More
Jika Benar Kau Punya Hati

Jika Benar Kau Punya Hati

“Kau sudah memiliki hatiku, apa itu kurang?”. Pertanyaanmu selalu terngiang. Harus kujawab? Atau justru itu penegasan? Boleh kubalik tanya? “Hati yang mana milikmu itu? Hati yang mana milikku itu?” Hati yang tak tersisakah? Atau hati…

Read More
Afeksi Mati

Afeksi Mati

Sebut saja “aku terus menghindar”, Kacamatamu hanya di satu sudut mata, bertanggar Asal kau tahu, keseratus-delapan-puluh-derajatan ini berasal dari: Matinya afeksi. Bukan, bukan afeksiku, tapi -mu. Lakumu menggebu dari akal yang hambar Hingga setetes kasih…

Read More
23

23

Ini angkamu. Dua dan tiga. Dua angka bersaudara. Dua angka tanpa jeda. Dua angka berkepala dua, lekuk satu lekuk dua. Ini angkamu. Angka yang menekuri jari hingga kaki, lahir dan lapukmu. Dua angka itu. Angkamu.

Read More
Bertetangga

Bertetangga

Akhirnya kita hidup bertetangga. Melihatmu jalan dengan anak istri, tinggal serumah dengan mereka, bercengkrama dan bahagia di dalam ‘istana’, sesekali memang mengiris hati. Kenapa, sering kubertanya, cintaku belum cukup diuji dengan pernikahanmu? Menyaksikan kau mengucap…

Read More

Opik #5: Wanita Kuat itu….

Sedikit flashback, sob. Dulu, sebelum Islam dikenalkan Baginda Rosul Muhammad saw, wanita itu seperti ‘rongsokan’ di mata lelaki Jahiliyah. Wanita jadi pemuas nafsu, jadi ‘babu’, jadi istri, jadi ibu, juga jadi korban kebiadaban lelaki. Paling…

Read More

Sesimple Ini, Masalah Bisa Pergi

Postingan ini bukan bermaksud menggurui, apalagi mengecharge powermu seperti program training motivasi (yang kini merebak bak sakura di musim semi). Hanya ingin berbagi pengalaman, sob. Mana kali kamu pernah, sedang, atau akan merasakan. Pernah terjebak…

Read More

Sesimple Ini, Masalah Bisa Pergi

Postingan ini bukan bermaksud menggurui, apalagi mengecharge powermu seperti program training motivasi (yang kini merebak bak sakura di musim semi). Hanya ingin berbagi pengalaman, sob. Mana kali kamu pernah, sedang, atau akan merasakan. Pernah terjebak…

Read More
Hujan ke Sekian

Hujan ke Sekian

Ini hujan ke sekian. Andai mampu kuhitung bulir yang bajir di kali sekian, kiranya sekian juga sayatan senyummu. Ah, apa guna kuberi tahu Kau cabik nadi di leher dan gelang hati pun, Hujan ke sekian…

Read More
Damai itu Menyakitkan

Damai itu Menyakitkan

Soda dalam gelas kaca itu muntah Menguar haru biru yang memabukkan Entah berapa masa berlalu, Kesakitan terkurung dalam lapisan bening yang tak tembus pandang. Pekat dan cepat alirannya merembesi hati Basah. Banjirnya di mata. Ia…

Read More
Kelu

Kelu

Kau anggap apa aku ini? Ribuan hari kau menguap tanpa subliman embun Jutaan detik jantungku retak tiap detak Seringan itukah lidahmu meraihku demi “peduli”? Getir dinyinyir “Peduli” untuk apa? Pada siapa? Aku? Hatiku sudah terlalu…

Read More

Opik #4: Malming Paling Romantis itu….

Dari semua malam Minggu alias Malming yang pernah sobat lewati, mana yang Sobat rasa paling romantis? Kapan? Sama siapa? Gimana kejadiannya? Yuk, crita! Kalau aku, Sob, sering ngayal nikmatin Malming paling romantis di warung rujak…

Read More

Opik #4: Malming Paling Romantis itu….

Dari semua malam Minggu alias Malming yang pernah sobat lewati, mana yang Sobat rasa paling romantis? Kapan? Sama siapa? Gimana kejadiannya? Yuk, crita! Kalau aku, Sob, sering ngayal nikmatin Malming paling romantis di warung rujak…

Read More

Opik #3: Ngerjain Skripsi itu Seperti….

Sedang hamil. Menurutku, ngerjain skripsi itu seperti sedang hamil. Sebelum hamil, pasangan harus melewati proses yang.. rasanya tak perlu dijabarkan. Aku yakin sobat tahu apa yang kumaksud. Salah syarat dari proses itu adalah pasangan harus…

Read More

Opik #3: Ngerjain Skripsi itu Seperti….

Sedang hamil. Menurutku, ngerjain skripsi itu seperti sedang hamil. Sebelum hamil, pasangan harus melewati proses yang.. rasanya tak perlu dijabarkan. Aku yakin sobat tahu apa yang kumaksud. Salah syarat dari proses itu adalah pasangan harus…

Read More
Hilang itu Bertemu

Hilang itu Bertemu

Angin, begini rasanya kehilangan. Seharian belum makan, tak terasa lapar. Berhari-hari belum tidur, sama sekali tidak mengantuk. Kemana tatapan nanar, hanya ruang kosong yang mengambang. Semua yang terdengar seperti bisikanmu, Angin, ada tapi kasat mata.…

Read More