Padahal

“Pyaaarrrrrr…!” Manik-manik rasa tercabut dari gelangnya. Kau, tanpa peri-manusia, melibas nurani hingga pecah empedu. Padahal, Jangankan hanya telinga yang kau … More

Jika Benar Kau Punya Hati

“Kau sudah memiliki hatiku, apa itu kurang?”. Pertanyaanmu selalu terngiang. Harus kujawab? Atau justru itu penegasan? Boleh kubalik tanya? “Hati … More

Afeksi Mati

Sebut saja “aku terus menghindar”, Kacamatamu hanya di satu sudut mata, bertanggar Asal kau tahu, keseratus-delapan-puluh-derajatan ini berasal dari: Matinya … More

23

Ini angkamu. Dua dan tiga. Dua angka bersaudara. Dua angka tanpa jeda. Dua angka berkepala dua, lekuk satu lekuk dua. … More

Bertetangga

Akhirnya kita hidup bertetangga. Melihatmu jalan dengan anak istri, tinggal serumah dengan mereka, bercengkrama dan bahagia di dalam ‘istana’, sesekali … More

Hujan ke Sekian

Ini hujan ke sekian. Andai mampu kuhitung bulir yang bajir di kali sekian, kiranya sekian juga sayatan senyummu. Ah, apa … More

Damai itu Menyakitkan

Soda dalam gelas kaca itu muntah Menguar haru biru yang memabukkan Entah berapa masa berlalu, Kesakitan terkurung dalam lapisan bening … More

Kelu

Kau anggap apa aku ini? Ribuan hari kau menguap tanpa subliman embun Jutaan detik jantungku retak tiap detak Seringan itukah … More

Hilang itu Bertemu

Angin, begini rasanya kehilangan. Seharian belum makan, tak terasa lapar. Berhari-hari belum tidur, sama sekali tidak mengantuk. Kemana tatapan nanar, … More

Elegi Vonny

Tak mengapa. Itu lebih dari bahagia yang kudamba: Sekadar membangunkan (tanpa pernah bisa menyiapkan sarapan), Hanya mengingatkan makan siang (tanpa … More

Wristi

Kalisaja, di sela kuku kokohmu yang tak terawat puluhan minggu Atau di bidik bola mata yang kerlingnya menyumbat tanda tanya … More

Asmara Di dan Dhra

Tuntas sudah perkawinan Di dan Dhra, bisik Lotus pada Senia. Justru baru bermula, sahut Senia. Akhir kobaran Dhra berpagut lelehan … More

Simfoni Abah Masruri #4

Waktu terasa cepat sekali berputar. Baru kemarin sore kumasuki gerbang Al Hikmah, beberapa menit lagi aku akan melewatinya lagi. Pulang … More

Simfoni Abah Masruri #3

Kucari jawabanya dengan menelusuri jejak Abah Masrur, sapaan akrabnya, di jalan yang biasa Ia lalui. Jalan menuju masjid, GOR, sekolah, … More

Simfoni Abah Masruri #2

Aku terkesima. Pakaian serba putih yang mereka kenakan sekilas tampak seperti pengibar bendera di upacara. Tentu bukan itu maksud pasukanku. … More

Simfoni Abah Masruri #1

Mentari baru saja menyembul di sela pucuk gunung yang belakangan ini sering demam, Slamet. Embun masih pulas di daun atas. … More