Sebentar Saja

Sebentar saja. Biarkan aku terpejam. Sebentar saja, biarkan aku mengingat sketsa itu: berdiri memandangimu, sedikit kecewa karena kedatanganmu meresahkan perjalanan. … More

Mencari Kata #2

Sekali lagi pipiku merona, tersipu bercampur bahagia. Kau, selalu pandai mencipta kejutan istimewa. Bukan “mau minta kado apa?”, tapi “ini … More

Mencari Kata #1

Sering kubertanya, bahkan sampai detik ini pun masih bertanya. Apa gerangan yang membuat kata enggan tertata saat hati bicara tentangmu? … More

Kacamata

Nah, apa kubilang! Kamu itu perlu buka kacamata Tengoklah, Selain depan masih ada belakang, kiri, dan kanan Jangan kira tetap … More

Kepada 6 Tahun Lalu

Ah, sejatinya aku malu. Sangat malu. Malu itu yang membuat lebih kurang 6 tahun hingga hari ini, kutekan perasaan -agar … More

Cantik Itu..

Angin, seperti apakah sejatinya cantik itu? Cantik? Iya, cantik. Hm, setahuku kau sangat sensi soal definisi. Kadang tidak, meski seringnya … More

Jejak

Kau ingat busur panahku? Sekali kutarik, fokus di satu titik Pyarrr Serpihan memori memendar Serpihan itu, Mengingatkanku tentang satu rindu … More

Dik, #3

Ah, iya. Aku lupa. Ada yang belum kubersihkan. Kitab-kitabmu, Dik. Kubariskan rapi di rak paling atas. Dari kanan ke kiri, … More

Sudah

Bukan akan atau harus, Tapi sudah Iya, sudah Aku sudah melepasmu Melepas semua kenangan yang tak sedamai khayalan

Hamba Sahaya

Kau tahu, Angin, aku ini hanya gadis desa biasa. Dilahirkan dari rahim seorang wanita desa yang teramat sederhana. Pekerjaan orang … More

Saling Rasa

Benar memang, rupa selalu menjadi topik utama Cantik tampan simbol keserasian Cool elegan bukti kesuksesan tingkat pilihan Pun rapi dan … More

Dik, #2

Mengelap foto tampanmu di lemari, mataku mendadak basah, Dik. Sungguh, benarlah kata almarhum buyut kita, romanmu serupa rembulan di belah … More

Dik, #1

Dik, semoga kau tidak mengejekku “termehek-mehek”. Sungguh, aku tidak bermaksud melow. Wajah sendu ini sudah kuumpat rapat-rapat. Tapi apa daya, … More