Persis

Persis

Pernah merasa seisi perut memaksa buncah di atas gelombang jalan? Ya, persis itu. Persis seperti rasaku -detik ini.

Read More
Sinar Sepenggal

Sinar Sepenggal

Hanya tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir satu ucapan yang bisa diganti berdiri dua kali dalam empat sujudan Masihkah kurang ringan? Kalau begitu biarkan tiap ruas tulangmu menjerit kelaparan Saat sinar sepenggal naik mencumbu pagi

Read More
Kepada-Nya

Kepada-Nya

Boleh saja kau gantung nama setinggi kepak garuda Tak apa kau pasang posisi di barisan VIP Asal saat membasuh wajah hingga kaki, Lalu merengkuh sajadah bumi, Tanggalkan semua: persis di depan gerbang utama

Read More
Disfrustasi

Disfrustasi

Bahkan sekadar menelan ludah, harus kusembunyikan dari lidah. Ada kalanya atas berlagak kuasa, bawah menjelma sampah. Tak apa, Toh semesta masih percaya, Ratapan makhluk rendahan akan selalu sampai pada Sang Pemilik Segala Keagungan.

Read More
Arus

Arus

Impianmu hanya bisa terwujud, jika kamu melawan arus Tapi ada hal yang; memaksa -mau tak mau, kamu harus mengikuti arus Kau pilih kata apa sebelum “arus”?

Read More
Sadar

Sadar

Aku masih menapak, Tenang saja, aku masih menanah Tak perlu risau dan parau Sepenuhnya, perkara rasa ini biarlah kuadili sendiri Tapak ini tahu pasti, Kau, sungguh terlalu tinggi bahkan untuk sekadar kuimpi

Read More
Elegi untuk Majlis

Elegi untuk Majlis

Jika benar teguh iman itu, Tentu akar busuk terpangkas tanpa ragu Jika hanya sua yang bicara, Cukup aku saja yang mendengarnya Mereka; jangan terusik apalagi berbisik: kecewa

Read More
Kolong Langit

Kolong Langit

Bila kebanyakan manusia mengagumi keangkuhan gunung, kecantikan laut, kesejukan hutan, ketenangan danau, keramahan pantai, keindahan bukit, atau kemolekan sungai. Ada juga yang menikmati keterbukaan taman, keasyikan wahana permainan, kelezatan pasar makanan, kemegahan hotel berbintang, keramaian…

Read More
Itu Dia

Itu Dia

Yang hilang dan menghilang itu tak sama Yang jauh dan menjauh itu pun beda Yang dekat dan mendekat pun, Juga yang mengelayut di ambang kecemasan: ternyata ada di depan mata  

Read More
[se]Lamat

[se]Lamat

“Kamu baru saja kehilangan Sedamai senyum kedamaian” Bisik waktu yang baru saja mengurangi 1 angkamu Lamat-lamat ingin hati ber[se]lamat Namun sungguh hati tak kuat Bahkan untuk sekadar menjabat

Read More
Susu Tuba

Susu Tuba

Konon, Susu dan Tuba itu berebut balas Susu ke bawah, Tuba ke atas Tapi kini alirnya lebur Menyatu dalam hancur Keduanya meretas tawa bersama tangis meluruh angkara jadi gerimis tanpa harap papa – tanpa sia-sia

Read More
Apakah

Apakah

1 Apakah lagi kuharus percaya Bila “harus sampai kapan” sudah meyakinkan: bukan aku di ujung jalan 2 Apakah masamu sirna bersama waktu Hingga “untuk siapa lagi” sudah membuktikan: bukan aku di sekujur badan 3 Tapi…

Read More
Kian

Kian

Romeo & Juliet Love Theme. Itu judul instrumen yang sedang mengalun. Setiap petikan gitar klasiknya membuat kepalaku bergerak lambat ke kiri dan kanan. Sambil memejam mata, melodinya membawaku berfantasi dengan ruang masa. Sesekali jemariku terangkat…

Read More

Malang

Tumben belum tidur, Sudah sepekan kamu tidur lebih larut dariku. Huhf.. Apakah kita senasib? Mungkin. Tapi rasanya ada yang beda dengan nasib kita. Apa bedanya? Aku kesepian karena memang aku tidak tercipta untuk berkawan, sementara…

Read More

Andai

Sudah kuperingatkan: jangan diteruskan! Semakin dalam kamu tenggelam, lukamu juga semakin mengenaskan. Bahkan bukan hanya aku, tapi semua orang yang terlibat dalam hal itu. Nah, itu kamu tahu. Kenapa masih diteruskan? Andai bisa, aku pun…

Read More

Getar Hati

Lho, ka-mu? Kirain hari ini sudah terbang, Dipending besok, Why? Entahlah.. Aku hanya merasa ingin menunda sehari. Apa yang akan kau lakukan dalam sehari? Tidak ada. Hanya ingin meyakinkan sekali lagi kalau.. Kalau..? Kalau getaran…

Read More

Getar Hati

Lho, ka-mu? Kirain hari ini sudah terbang, Dipending besok, Why? Entahlah.. Aku hanya merasa ingin menunda sehari. Apa yang akan kau lakukan dalam sehari? Tidak ada. Hanya ingin meyakinkan sekali lagi kalau.. Kalau..? Kalau getaran…

Read More

Rumah Masa Depan

Hei, banguun.. Aargghh.. Masih ngantuuk.. Haduuh.. sudah 10 jam, mau tidur berapa lama lagi? Satu jam lagi.. Bukankah kamu ada janji 5 menit lagi? What??? Nah! Akhirnya bangun juga! Aaa.. Angiiiiin.. Nyebelin!!!

Read More

Diary Manusia

Aku minta maaf, Angin…. Maaf? Malam ini semua diary manusia mencapai halaman terakhir. Aku ingin menutupnya dengan hati yang damai. Semoga Angin sudi memaafkan kelakuanku yang kurang berkenan  padamu selama ini. Diary? Kau tidak tahu?…

Read More

(Ir)Rasional

Aku sangat ingin berpikir rasional, Angin. Bahkan selalu bertekad untuk rasional. Tanpa bermaksud menyepelekan hal yang irrasional, tapi.. Aku ingin meyakinkan diri sendiri bahwa, kehadirannya pun rasional! Soal apa lagi ini? Entahlah, Angin.. Aku tidak…

Read More