Angin Ngoceh Soal Pemilu

Pemilu sudah menggema ke seluruh negeri. Pesta demokrasi yang katanya “demi masa depan bangsa” itu kian hari kian panas. Sodok sana, sodok sini. Terjang sana, terjang sini. Kampanye terbuka, kampanye tertutup. Retorika dimana-mana. Keluar rumah…

Read More

My Private Hero

Namanya sederhana. Orangnya sederhana. Kebahagiannya juga sederhana. Tapi semangat hidupnya luar biasa. Tak peduli menjadi babu di negeri sendiri atau di negeri orang. Masa mudanya habis untuk bekerja dan memperjuangkan keluarga. Siapa sangka, dari gadis…

Read More

My Private Hero

Namanya sederhana. Orangnya sederhana. Kebahagiannya juga sederhana. Tapi semangat hidupnya luar biasa. Tak peduli menjadi babu di negeri sendiri atau di negeri orang. Masa mudanya habis untuk bekerja dan memperjuangkan keluarga. Siapa sangka, dari gadis…

Read More

Kedamaian Senja

Senja secantik ini sangat sayang kalau diabaikan. Lebih sayang lagi kalau dipandang mendung. Hei, kawanan burung itu cantik sekali. Membentang sayap, membersamai mentari yang hendak tenggelam. Belalang dan kupu juga tak tinggal diam. Selagi masih…

Read More

Kedamaian Senja

Senja secantik ini sangat sayang kalau diabaikan. Lebih sayang lagi kalau dipandang mendung. Hei, kawanan burung itu cantik sekali. Membentang sayap, membersamai mentari yang hendak tenggelam. Belalang dan kupu juga tak tinggal diam. Selagi masih…

Read More
Jalan Damai

Jalan Damai

Sudah kubilang tak apa Kau, dia, mereka, kita, hanyalah warna Warnamu dengan warnaku jelas beda Warnanya dengan warnamu dengan warnaku juga beda Warna mereka dengan warnanya dengan warnamu dengan warnaku pasti beda Begitu pun warna…

Read More

Makan Matematika

Jadwal padat yang harus dilakoni santri memang tidak bisa dipungkiri. Mulai bangun jam 3 pagi sampai tidur jam 11 malam, dilalui dengan sederet rutinitas yang tak memberi ruang santai. Pernah saya ceritakan pada postingan dulu,…

Read More

Makan Matematika

Jadwal padat yang harus dilakoni santri memang tidak bisa dipungkiri. Mulai bangun jam 3 pagi sampai tidur jam 11 malam, dilalui dengan sederet rutinitas yang tak memberi ruang santai. Pernah saya ceritakan pada postingan dulu,…

Read More
Pantai Mati

Pantai Mati

Ombaknya kering pasirnya puing Nyiur merintih lambainya lirih Cangkang kerang beradu banyak dengan mayat karang Rumput kering bersungut di runtuhan perahu Airnya tak jua bening menggoda Pun hilirnya terpisah tanah, jauhi samudra Samar terdengar angin…

Read More

Pesantren, Surga Ilmu Dunia Akhirat

Hal yang selalu terbesit di benak saya saat mendengar kata ‘pesantren‘ adalah ‘surga ilmu dunia akhirat’. Istilah ini serasa pantas untuk pesantren karena memang saking sempurnanya paduan ilmu yang bisa diperoleh di pesantren. Kenyataan pesantren…

Read More
Bilik Hati

Bilik Hati

Di sela terkecil dari bilik hati Di balik sela terkecil dari bilik hati Di dalam sekat balik sela terkecil dari bilik hati Kau umpat dalam-dalam Kau rapat dalam-dalam Kau sesat dala-dalam Derap, menjerat Lirih, menjerit…

Read More

Konyol, Saya Selalu Sakit Usai Mandi Pagi di Pesantren

Sambil menanti kisah-kisah unik tentang pesantren dari (calon) peserta giveaway 3, saya jadi kepincut curhat masa-masa nyantri di Benda. Kisaran 2008-2011, saya menikmati hari-hari di dalam gedung bertingkat, lapangan hijau yang kini beraspal, dan sesudut…

Read More

Konyol, Saya Selalu Sakit Usai Mandi Pagi di Pesantren

Sambil menanti kisah-kisah unik tentang pesantren dari (calon) peserta giveaway 3, saya jadi kepincut curhat masa-masa nyantri di Benda. Kisaran 2008-2011, saya menikmati hari-hari di dalam gedung bertingkat, lapangan hijau yang kini beraspal, dan sesudut…

Read More
Cawan Pelangi

Cawan Pelangi

Harus pula kusebut apa? Saat cawan pelangi memudarkan sinarnya Justru kian jelas hatiku terbata Mengeja puing tanya yang tak pernah terkata Apa pula itu, apa pula rasaku? Kerut dahi menyerngit berbalut senyum Napas merenggang dada…

Read More
Terlambat

Terlambat

Duhai, Masa.. Yakinkan diri ini bahwa semua sudah terlambat Bahkan sekadar mengingatmu, memanggil namamu, Hanya butiran air langit yang kan mendengar Hingga merindumu dan mencintamu sekarang, Menjadikanku manusia terbodoh dan tak berdaya Tidakkah itu cukup…

Read More

Pesan Kehidupan

Benar. Menikmati hidup dengan bayang kematian itu, amat menyakitkan. Medis memvonis sisa usia tidak sampai sebulan. Ada pula yang agak beruntung, 17 lilin bisa berdiri di atas kue ulang tahun. Meski semua tahu, detak jantung…

Read More

Pesan Kehidupan

Benar. Menikmati hidup dengan bayang kematian itu, amat menyakitkan. Medis memvonis sisa usia tidak sampai sebulan. Ada pula yang agak beruntung, 17 lilin bisa berdiri di atas kue ulang tahun. Meski semua tahu, detak jantung…

Read More

Giveaway 3 ” A Moment in Pesantren”

UPDATE INFO: Seharusnya giveaway ini sudah berakhir kemarin, (18/4). Tapi berbagai pertimbangan muncul beberapa menit sebelum saya benar-benar yakin kalau durasi giveaway ini memang harus diakhiri. Berikut pertimbangannya: 1. Tetap berakhir pada 18 April, tapi…

Read More

Giveaway 3 " A Moment in Pesantren"

UPDATE INFO: Seharusnya giveaway ini sudah berakhir kemarin, (18/4). Tapi berbagai pertimbangan muncul beberapa menit sebelum saya benar-benar yakin kalau durasi giveaway ini memang harus diakhiri. Berikut pertimbangannya: 1. Tetap berakhir pada 18 April, tapi…

Read More

Trilogi Giveaway “Action for Pesantren”

Sejujurnya sudah dari dulu, duluuuu sekali, saya ingin mengadakan giveaway. Tapi keberanian baru muncul pada 13 Maret kemarin, bertepatan hari H saya. Itu pun asal jebret, tanpa persiapan apa pun. Banyak yang bilang saya itu…

Read More