Dari: “Sabagian dari Dirimu”

To: Damae Wardani Sudah hampir tujuh tahun aku mengenalmu. Meskipun dalam kurun waktu tersebut ada waktu dimana kita berpisah hingga…

Obrolan Coklat Panas

Aku punya coklat yang rasanya sedikit lebih sweet dari coklat di piringmu. Kamu mau? Hi, girl! Kok kamu bisa masuk?…

Toples Kaca

Semenjak subuh, hujan tibatiba menyelimuti remangnya mentari. Seakan tahu kalau aku butuh backsound sendu dan hanya rintik hujan yang bisa…

Terjebak

Kepulan asapnya mulai membekas di jendela. Kuletakkan secangkir kopi yang pekatnya melebihi langit pagi ini. Hitam, tanpa tambahan gula sedikit…

Mungkin Nanti

Mungkin bukan sekarang, tapi nanti. Saat sisa usianya tak lama lagi. Dia hanya akan meneteskan air mata hingga hilang nyawa.…

Lamunan

Kau tahu, Angin, kenapa aku lebih suka bercerita padamu? Kenapa aku memilih lebih percaya padamu ketimbang makhluk lain bernama manusia,…

Satu Jam

Tak pernah ku bisa ketemu kamu lagi Tak pernah ku bisa bersama kamu lagi Kamu hilang begitu saja, tanpa satu…

Kutukan

Anehnya, Tuhan menciptakan hati seolah bersamaan dengan takdir kisahnya sendiri. Ada hati yang hanya cocok untuk hati ini. Banyak hati…

Dua Es Krim di Ujung Senja

Dear, my cheerful honey.. Berkalikali kubenturkan kepala ke kasur yang bersandar di dinding. Bukan karena tak tahu harus berkata apa.…

Untuk Dia

Di suatu hari tanpa sengaja, kita bertemu Aku yang pernah terluka Kembali mengenal cinta Aku masih tersipu jika mengingat semua…

Tiga Malaikat (2)

“Panjang nggak apa-apa. Aku mau dengar. Gimana ceritanya?” Kau mengusap keringat di selasela rambut yang sedikit menjuntai ke kening. Seakan…

Sewu Kuto, Solo

Sewu kuto uwis tak liwati Sewu ati tak takoni Nanging kabeh podo rangerteni Lungamu ning endi Aku tidak sedang berceloteh…

Tiga Malaikat (1)

“Ini kenapa?” tanyaku saat diam-diam memperhatikan punggung telapak tangan kirimu. Persis di tulang jari manis dan jari tengah, kulihat semacam…

Eternal

“Mbak.. Mbak, bersihin kaca doang kok sampai seharian..”, celetuk tetangga di seberang jalan, membuyarkan lamunan. Iya, ya. Aku sama sekali…

Ritual Pelukan 13 Detik

Kami menyebutnya “Ritual Pelukan 13 Detik”. Hanya berpelukan. Selama 13 detik. Dilakukan tiap dia pulang kerja, begitu dia mengetuk pintu…

Cengkrama di Bus Antar-Kota

Debu di kaca jendela bus perlahan luntur. Tergantikan bercak gerimis yang turun sesuka hati. Satu bercak, dua bercakā€¦. Tiba-tiba sudah…

Dear,

Mendung setengah hati bermain dengan awan. Pendaran kemilau mentari malu-malu bersembunyi, ingin diajak senda gurau. Sementara hujan? Tampak murung dan…