Terlambat

Duhai, Masa..
Yakinkan diri ini bahwa semua sudah terlambat
Bahkan sekadar mengingatmu, memanggil namamu,
Hanya butiran air langit yang kan mendengar
Hingga merindumu dan mencintamu sekarang,
Menjadikanku manusia terbodoh dan tak berdaya

Tidakkah itu cukup membuatku melupakanmu?
Tidakkah itu cukup membuatku membencimu?

Tidak, belum, belum cukup
Bahkan entah sampai kapan akan cukup
Karena hingga hari ini, detikku hanya dipenuhi bayangmu
Detikku hanya dipenuhi kenangan tentangmu
Detikku hanya merindumu, mencintamu, memanggilmu,
Meski kutahu semua sudah terlambat

Leave a Comment

*