Sudah

Bukan akan atau harus,
Tapi sudah
Iya, sudah
Aku sudah melepasmu
Melepas semua kenangan yang tak sedamai khayalan

Tanpa memurkai waktu
Tak juga merutuki keadaan
Purna rasalah yang membuatku melumpuhkan ingatan
Ingatan tentangmu,
Juga keping hati yang tak pernah menyatu

Maka jika sekelebat memori tak sengaja terbuka
Aku hanya perlu meyakinkan bahwa,
Sudah
Aku sudah melepasmu
Melepas semua kenangan yang tak sedamai khayalan

Meski diam-diam namamu masih kuselipkan saban malam
“Semoga kau bahagia”, barisnya kuhubungkan dari bintang ke bintang.

Leave a Comment

*