Saling Rasa

Benar memang, rupa selalu menjadi topik utama
Cantik tampan simbol keserasian
Cool elegan bukti kesuksesan tingkat pilihan
Pun rapi dan serasi, paduan sempurnanya penampilan

Belum lagi soal gono gini
Jangankan memagneti, menarik yang tak tertarik pun bisa terjadi
Meski seiya sekata saling terima (apa adanya),
Tetap saja, harta menjadi selubung akad sakral

Marga juga,
Siapa bibitnya selalu awal ditanya
Dimana tanah lahirnya, berapa bintang pangkat orang tua
Seakan menjadi merk paten mata rantai, silsilah keluarga

Lebih sensi lagi, berTuhankah dia?
Jika iya, Tuhan yang mana?
Meski Buku Pedoman menegaskan: hanya Satu Tuhan, tak beranak tak diperanakkan
Tetap saja, manusia seolah berhak menghargai,
Buku pedoman lain yang dibikin manusia sendiri

Lepas itu semua,
Satu perkara yang sering terlupa
Mau bagus rupa, kaya harta, pas marga, juga se-agama
Bukan jaminan pasangan bahagia
Bila,
Saling rasa tidak dijalani keduanya
Setidaknya,
Saling rasa percaya agar ego tidak lekas murka

Leave a Comment

*