Kata dan kamu

Ada banyak sekali kata yang tak bisa kupahami. Bahkan terlalu banyak kata yang entah bagaimana caranya agar aku bisa memahami. Lebih lagi, ada sangat banyak makna yang tak mampu terkata. Dan ada tak terhitung kata yang tak cukup dijabarkan dengan kata-kata.

Sama seperti kamu. Ada kalanya aku termenung mengkhayati khayalmu. Ada saatnya aku tercabik merindumu. Ada pula waktunya aku menyesal pernah mengenalmu.

Ada juga prasangka bahwa kamu tak pernah memahamiku. Kadang, aku pun menghabiskan malam dengan rintik di pipi, memikirkanmu.

Meski sejatinya, kamu hanya datang untuk menawari bahagia, kamu hanya hadir untuk memberi pelindungan, kamu juga hanya dilahirkan untuk hidup bersamaku, tanpa takaran.

Kata dan kamu memang tidak sama. Tapi kata dan kamu sama-sama membuatku lebih kokoh untuk menemukan diriku sendiri. Lalu apa, siapa, mengapa, dan bagaimana, kata dan kamu itu kukenali dan mengenalku?

Tag:

(3) Comments

Leave a Comment

*