Kado Tak Sampai

Deru pantai setengah berbisik

Seperti biasa, mengajarkan arti kehidupan

 

Sembari berkecipak birunya air,

Aku tertegun

 

Hari ini kukabarkan padamu, wahai sahabat

Ia berucap pelan

 

Delapan kado yang tak bisa dibeli

Lanjutnya

 

Delapan kado yang hanya bisa datang dari dasar jiwa

Wajahnya serius, sembari menatap senyum mentari di Timur sana

 

Ialah Kehadiran

Karena kehadiran pembawa kebahagiaan

 

Ialah Mendengar

Karena perhatian akan tuturnya

Membuatmu sabar dan rendah hati

 

Ialah Diam

Dalam diam ada kekuatan

Karena diam menjadi bukti cinta atas pemberian ruang

 

Ialah Kebebasan

Mencintai bukan berarti memiliki dan mengatur

Maka memberi kebebasan adalah percaya dia mampu memenuhi keputusannya

 

Ialah Keindahan

Menjadi pribadi yang indah dan mengindahkan dia

Sungguh tak terupiahkan, meski itu sederhana

 

Ialah Positive Thinking

Karena ucapan terima kasih, maaf, dan pujian

Seringkali terlupakan

 

Ialah Kesediaan Mengalah

Karena bersedia mengalah kan lunturkan sakit hati

Juga meyakinkan diri adanya ketidaksempurnaan insan

 

Ialah Senyuman

Karena ia pencerah suasana muram

Pemanis wajah nan masam

Asal tulus

Sepele bukan?

 

 

—bersambung—

 

 

 

 

 

 

(1) Comment

  • Itik Bali
    26/11/2012 at 4:17 am

    Diam adalah kemuliaan..
    Mungkin memang harus begitu ya
    lebih baik diam daripada banyak ngomong tapi nggak ngerti apa2 *malahcurhat*

Leave a Comment

*