Jejak

Kau ingat busur panahku?
Sekali kutarik, fokus di satu titik
Pyarrr
Serpihan memori memendar

Serpihan itu,
Mengingatkanku tentang satu rindu
Rindu yang: bak menyayat hati dengan tumpulnya belati
Kala kutahu,
Jejakmu pun merindu
Rindu yang: kembali kau telan saat kita justru tak berjarak

Seketika ulu hatiku ngilu
Jejakmu bukan hanya menjatuhkan air mata
Tapi sepertinya,
Juga sekujur sukma

Leave a Comment

*