Dimana, Angin?

Cerita itu
Cerita setahun lalu,
Kau bilang hanya prolog

Cerita itu
Cerita semasa bukit bintang berdendang mesra
Kau bilang masih ribuan sekuelnya

Nanti saja di penghujung jalan
Alihmu menyakinkan

Namun rotase bumi berkehendak lain
Kau menghilang tanpa jejak
Perlahan, mengubur tiap kesemuan
Bahkan angin pun tak berhasil mengintip senyummu

Salahkah jika bola mataku terus mencari?

Entah…

Satu jujurmu yang tak terlupa
Aku tak punya alasan tuk membunuh rasa sayangku padamu

Masihkah kau ingat itu?

(3) Comments

Leave a Comment

*