Cawan Pelangi

Harus pula kusebut apa?
Saat cawan pelangi memudarkan sinarnya
Justru kian jelas hatiku terbata
Mengeja puing tanya yang tak pernah terkata

Apa pula itu, apa pula rasaku?
Kerut dahi menyerngit berbalut senyum
Napas merenggang dada pun lapang
Justru saat cawan pelangi memudarkan sinarnya

Leave a Comment

*