Apa Kabar, Pelangi?

Indah,

Satu dikisi sakti yang terasa sulit didefinisikan

Menawankah?

Cantikkah?

Baguskah?

Sempurnakah?

 

Heum..

Tampaknya suku kata itu terlalu sederhana

Bukan karena tak pantas, tapi ‘indah’ memang tak punya dasanama

 

Bak denyut nadi kehidupan setiap insan

Skenario terbaik Sang Sutradara, mengatur hingga detail peristiwa

Begitu sempurna

Sesempurna retorika pemeran yang sengaja diciptakan

Dalam balutan tinta damai yang mengisi kanvas harmoni

 

Tak ubahnya pelangi

Paduan bias cahaya ini cermin warna-warni kehidupan

‘Indah nian’

Lebih tepat tuk menjulukinya dari pada ‘Sempurna’

Bukankah begitu?

 

Dan kini saatnya aku bertanya,

Pelangi, apa kabarmu?

width=169

(2) Comments

  • Teguh Pradhana
    10/04/2012 at 3:01 pm

    Aku tengah berdiskusi dengan angin……..
    tentang,,,
    kenapa keindahan pelangi tak sampai di kaki bumi ?
    dia hanya menyapaku dari atas sana,
    tanpa ada tutur kata
    dalam diam,
    pelangi apa kabarmu ?

    • damai_wardani
      05/12/2012 at 12:26 am

      baikkk, pelangi baik-baik saja, kakak…

      terima kasih atas kunjungannya, 🙂

Leave a Comment

*