A Letter to My Friends

Awalnya kukira takkan bertahan sejauh ini. Aku.. sama sekali tidak berniat membuang semua link pertemanan di dumay. Hanya saja, aku merasa ada sesuatu yang mendorongku. Dorongan yang, saking kuatnya sampai aku tak sempat berpikir jernih atau menimbang lebih baik.

Maaf, teman. Sejak Juli 2014, akun-akun sosmed atas nama ‘Damai Wardani’ sudah dinonaktifkan. Entah sampai kapan. Namun satu hal yang pasti, meski tak bisa kujelaskan ‘mengapa’, aku sama sekali tak punya niat jahat.

Bila ada yang merindukan, pintu email “[email protected]” selalu bahagia untuk disapa. Setidaknya, dengan menyapa email itu aku jadi tahu: sekuat apa tali pertemanan kita.

Ah, ya. Terima kasih untuk pembaca setia blog ini. Meski aku lebih sering pulang ke “jalandamai.com”, aku tahu silent readers blog ini justru terus bertambah. Terima kasih untuk kesetiaannya.

Salam Damai, 🙂

Direpost dari http://damai.malhikdua.com/2014/09/12/a-letter-to-my-friends/

Leave a Comment

*