Mungkin Nanti

Mungkin bukan sekarang, tapi nanti.
Saat sisa usianya tak lama lagi.
Dia hanya akan meneteskan air mata hingga hilang nyawa.
Karena ternyata, seluruh hidupnya sama sekali tak membuat hatinya tenang, apalagi bahagia.

Nanti.
Saat napasnya tak panjang lagi.
Dia baru akan mengerti kalau..
Hanya ada satu orang yang memiliki hatinya,
Dan ia sudah sejak lama menghilang.

Jika hingga saatnya tiba dia masih belum menyadari,
Mungkin hatinya yang sudah lebih dulu mati.

Leave a Comment


*